Diseminasi Aplikasi Sistem Informasi Terintegrasi
Bogor, 16 Desember 2025 — Kementerian Pertanian melalui BRMP Agroklimat terus mendorong pemanfaatan sistem informasi terintegrasi sebagai fondasi pengambilan keputusan yang akurat di sektor pertanian. Sistem informasi yang cepat, tepat, dan terintegrasi dinilai menjadi kunci dalam menjawab tantangan pertanian modern serta menentukan arah masa depan pertanian Indonesia.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Diseminasi Aplikasi Sistem Informasi Terintegrasi yang merupakan bagian dari agenda ekspos dan diseminasi inovasi BRMP Agroklimat. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan solusi digital konkret kepada para pelaku pertanian agar mampu meningkatkan efektivitas perencanaan dan pengelolaan usaha tani. Forum ini menjadi momentum strategis untuk menghilirisasikan inovasi teknologi kepada para pelaku pertanian: Dinas Pertanian, Penyuluh, dan Kelompok Tani.
Melalui sistem yang dikembangkan, BRMP Agroklimat mengintegrasikan tiga platform utama ke dalam satu kesatuan sistem informasi. Integrasi ini memungkinkan pengguna memperoleh data yang akurat, cepat, dan saling terhubung, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan yang lebih tepat dan responsif terhadap kondisi lapangan.
Sistem informasi terintegrasi tersebut dirancang untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian nasional sekaligus meminimalkan risiko melalui perencanaan yang lebih presisi dan antisipatif. Dengan pendekatan berbasis data, pelaku pertanian diharapkan dapat lebih siap menghadapi dinamika iklim, serangan organisme pengganggu tanaman, serta tantangan produksi lainnya.
Melalui kegiatan diseminasi ini, BRMP Agroklimat menegaskan komitmennya dalam menghadirkan inovasi digital yang aplikatif dan berkelanjutan, sejalan dengan upaya Kementerian Pertanian dalam mewujudkan pertanian modern, berdaya saing, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Melalui kolaborasi bersama BMKG dan akademisi, kami memastikan bahwa algoritma dan data yang disajikan memiliki validitas tinggi. Tujuannya adalah menjamin agar teknologi ini terimplementasi secara efektif di tingkat tapak, mendukung pengambilan keputusan yang presisi, serta mitigasi risiko yang akurat di lahan pertanian.
Mari wujudkan pertanian presisi dan modern!